Dalam kesempatan kali ini saya akan berbagi tentang Praktik Jaringan Komputer dengan topologi fisik jaringan sebagai berikut langkah-langkahnya..
Skenario :
Terdapat 2 ruangan, masing-masing ruangan terdapat jaringan komputer
lokal yang berdiri sendiri yang akan di gabung dengan sebuah router "
komputer win xp " dengan rincian topologi logic sebagai berikut :
Nama perangkat
|
IP address
|
Subnet Mask
|
Gateway
|
Router
|
Eth1 : 212.1.13.1/25
Eth2 : 212.1.13.129/25
|
255.255.255.128
255.255.255.128
|
-
-
|
PC Network 1
|
212.1.13.2 – 212.1.13.126/25
|
255.255.255.128
|
212.1.13.1/25
|
PC Network 2
|
212.1.13.130 – 212.1.13.254/25
|
255.255.255.128
|
212.1.13.129/25
|
Tujuan yang akan dicapai :
- Jaringan komputer 1 dapat berkomunikasi... dengan jaringan komputer 2 meskipun berbeda Network ID
- Kedua jaringan komputer dapat saling berbagi sumber daya, baik itu Software maupun hardware
Langkah-langkah Percobaan :
Simulasi jaringan dengan Cisco packet tracer
- Urutan pembuatannya adalah sebagai berikut :
- buka packet tracer :

- Klik dan drag beberapa perangkat ke lembar kerja, seperti ditunjukkan pada gambar berikut :
- letakkan 1 buah Router PT-Empty

- Tambahkan 2 unit perangkat Switch seperti gambar berikut :

- Klik end device, tambahkan 4 unit PC-PT, seperti gambar berikut.

- Perhatikan gambar dibawah ini. Setelah itu setting router dengan
cara : klik 1 kali pada perangkat router, kemudian akan muncul jendela
pengaturan router, pada menu physical pilih dan klik PT-ROUTER-NM-1CE,
seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini. kemudian pastikan
perangkat router dalam kondisi off dengan meng-klik tombol on-off dan
pastikan lampu indikator hijau dalam kondisi mati. kemudian drag
perangkat NIC ke dalam back panel router, seperti yang ditunjukkan pada
gambar dibawah, yaitu pada langkah pada gambar dibawah ini yang di
tunjukkan dengan angka 5 dan 6.

- Setelah router ditambahkan 2 NIC, kemudian hubungkan eth0/0 router
dengan switch1, dan eth0/1 router dengan switch 2 menggunakan kabel
straight. setelah itu hubungkan pc0 dan pc1 ke switch 0, kemudian
hubungkan pc2 dan pc3 dengan switch1. ( switch 0 mewakili jaringan 1 dan
switch 1 mewakili jaringan 2 ). seperti terlihat pada gambar dibawah
ini.

- catatan : titik titik merah yang menghubungkan router dengan switch menandakan router masih belum terhubung dengan benar, karena router belum diberi IP Address dan belum disetting.
- Selanjutnya adalah menyetting router dan memberi IP address semua PC dan Router. tahapannya adalah sebagai berikut :
- setting router, klik 1 kali pada router maka akan muncul jendela
setting router, pastikan router dalam kondisi on dengan cara melihat
tombol on off pada gambar fisik router. jika lampu hijau mati, klik 1
kali tombol on-off perangkat tersebut, perhatikan gambar berikut:

- selanjutnya klik menu Config. jika router
baru dinyalakan, tunggu beberapa saat sampai router siap, karena router
akan melakukan booting. seperti yang terlihat pada gambar berikut :

- Setelah selesai booting klik "ok", kemudian klik ethernet0/0,
kemudian pada port status rubah ke kondisi "on" (dicentang), isikan ip
address sesuai tabel berikut :
Nama perangkatIP addressSubnet MaskGatewayRouterEth1 : 212.1.13.1/25Eth2 : 212.1.13.129/25255.255.255.128255.255.255.128--
Berikut adalah contoh pengalokasian IP Address pada eth 0/0 :
- untuk ethernet 1/0, dengan cara yang sama lakukan langkah-langkah yang sama seperti diatas.
- hasilnya akan seperti gambar berikut ini :

- pada gambar diatas menunjukkan bahwa semua node sudah berwarna hijau, artinya semua perangkat sudah terhubung dengan benar
- Untuk PC0 penampakannya seperti gambar berikut :
- Dengan cara yang sama alokasikan IP Address untuk PC1-PC3 sesuai tabel IP Address diatas.
- Selanjutnya adalah menguji jaringan yang telah kita buat, kita bisa melakukan ping dari PC0 ke PC3.
- Hasilnya adalah sebagai berikut :

- Dan berhasil....
- Semoga bermanfaat, dan selamat mencoba...!!!
Untuk konfigurasi di Win XP silahkan simak video berikut :


0 comments:
Post a Comment